Gresik,IntiJayaNews.com – Selain menjaga lingkungan, minyak jelantah bekas bisa dikonversikan menjadi uang setelah diproses di mesin bernama Box Ucollect.
Hal tersebut telah dilakukan Warga Kampung Siba, Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Program pengumpulan minyak jelantah ini difasilitasi melalui Ucollect Box, sebuah alat penampung minyak bekas. Tujuannya untuk memfasilitasi masyarakat dalam mendaur ulang Used Cooking Oil (UCO) agar tidak mencemari lingkungan.
Vika Sita Rini perwakilan dari Ucollect, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kegiatan CSR salah satu perusahaan. Kampung Siba menjadi salah satu dari 15 titik binaan di Jawa Timur, dan satu-satunya di Gresik.
“Antusiasme warga luar biasa. Setiap kali box penuh, bisa terkumpul hingga satu ton jelantah. Minyak ini nantinya diolah menjadi energi terbarukan seperti biodiesel dan bioavtur,” jelasnya.
Melalui alat itu, Vika menerangkan masyarakat tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan bahaya penggunaan minyak goreng berulang, tapi juga turut mendukung transisi energi baru terbarukan.
Sementara, Lurah Sidokumpul, Mukhlisun, menjelaskan bahwa Kampung Siba menjadi satu-satunya wilayah di Gresik yang sudah memiliki Ucollect Box. Ia menyebut, program ini sejalan dengan konsep Kampung Zero Waste yang selama ini diterapkan di wilayahnya.
Salah satu warga, Yetty Nur Hidayati, mengaku sudah tiga bulan terakhir aktif mengumpulkan minyak jelantah dari rumah tangga di lingkungannya. Setiap liter terjual seharga Rp6.000, uang non-tunai langsung masuk melalui aplikasi yang disediakan.
“Lumayan untuk tambahan belanja,” ungkapnya ketika ditemui usai menjual minyak jelantah di Balai RT Kelurahan Sidokumpul, Sabtu (8/11/2025).(Times Indonesia)




