BAPAK AING: Fenomena Kepemimpinan 5.0, Segera Terbit!!

."BAPAK AING: Fenomena Kepemimpinan 5.0" karya Bambang Haryanto/Foto.dok.istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Buku berjudul “BAPAK AING: Fenomena Kepemimpinan 5.0” karya Bambang Haryanto akan segera diterbitkan dan dijadikan modul pelatihan kepemimpinan generasi native digital (native generation).

Buku ini digadang-gadang sebagai refleksi paling relevan terhadap dinamika kepemimpinan masa kini yang viral dan menggugah perhatian publik.

Bacaan Lainnya

Menurut penulisnya, Bambang Haryanto, tokoh Dedi Mulyadi yang dijuluki “Bapak Aing” menjadi inspirasi utama buku ini karena berhasil memikat hati rakyat dengan pendekatan kepemimpinan yang otentik, merakyat, dan sangat kontekstual di era digital.

“Fenomena Dedi Mulyadi ini bukan sekadar gaya politik. Ia telah menghadirkan wajah baru kepemimpinan yang membumi, empatik, dan digital-savvy. Buku ini mencoba membedah dan merumuskan karakteristik tersebut sebagai model Kepemimpinan 5.0,” ujar Bambang.

Kepemimpinan 5.0 sendiri merujuk pada model kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan zaman, menggabungkan empati sosial, keberpihakan pada rakyat kecil, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan membangun narasi kuat melalui media sosial. Dedi Mulyadi, dengan gaya khas “Bapak Aing”-nya, dinilai sebagai perwujudan nyata dari model ini.

Kepopuleran Dedi Mulyadi di berbagai platform digital—baik lewat konten pendek, interaksi langsung dengan masyarakat, hingga narasi perjuangan sosial—menjadikannya tokoh publik yang sangat relevan untuk dijadikan studi kasus dalam pelatihan kepemimpinan generasi muda.

Bambang menambahkan, buku “BAPAK AING: Fenomena Kepemimpinan 5.0” akan digunakan sebagai modul pelatihan untuk generasi digital-native, yakni anak-anak muda yang lahir dan tumbuh dengan teknologi digital. Dengan gaya bahasa yang komunikatif dan naratif yang menginspirasi, buku ini diyakini mampu menumbuhkan semangat kepemimpinan transformatif yang kontekstual dan membumi.

Rencananya, peluncuran buku akan disertai dengan program pelatihan, webinar, dan serial diskusi daring bersama tokoh-tokoh kepemudaan, penggerak sosial, dan komunitas digital.

Untuk pertama kalinya buku tersebut akan menjadi bahan diskusi KDM KU, ‘’Ahmad Agam, Ketua Umumnya sudah menghubungi saya, meminta untuk pertamakalinya dibedah dalam diskusi di lembaga yang diketuai beliau.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *