Las Vegas,IntiJayaNews.com – Aksi penipuan dilakukan seorang wanita, Jiaying Chen (33) di Las Vegas, Amerika Serikat, modusnya menikahi 14 pria dikenal melalui internet dan menguras uangnya untuk membiayai kecanduan judinya.
Menurut laporan polisi yang dikutip Las Vegas Review-Journal, Chen berkenalan dengan para pria melalui media sosial atau platform daring, kemudian dengan cepat mengusulkan pernikahan.
Setelah menikah, dia meminta uang dengan alasan membutuhkan bantuan untuk anggota keluarganya yang sakit di China. Namun, setelah uang diterima, Chen menghentikan seluruh komunikasi dengan para korban.
“Begitu Chen menerima uang, dia akan memutus semua komunikasi dengan mereka,” kata polisi dalam laporan kasus tersebut.
Sejumlah korban mengajukan pembatalan pernikahan ke pengadilan setelah kehilangan kontak dengan Chen. Namun, beberapa pria lainnya mengaku masih terikat perkawinan dengannya.
Salah satu korban mengatakan Chen meminta USD23.000 (sekitar Rp412,3 juta) segera setelah mereka menikah, dengan alasan untuk membantu kerabatnya yang sakit.
Dua pekan setelah menerima uang tersebut, Chen mengatakan bahwa dia tidak ingin lagi menikah dengannya. Korban lainnya mengaku Chen mengusulkan agar mereka menabung untuk membeli rumah.
Pria itu kemudian menyerahkan sekitar USD30.000 (sekitar Rp537,8 juta). Setelah menerima uang tersebut, Chen berhenti berkomunikasi dan tidak dapat ditemukan.
Berdasarkan laporan Las Vegas Review-Journal, Chen memperoleh tujuh surat nikah dari Biro Perizinan Pernikahan Clark County selama periode Maret 2019 hingga Mei 2024.
Dia pertama kali ditangkap pada 2024 atas sejumlah dakwaan terkait bigami dan pencurian. Namun, setelah dibebaskan, Chen dilaporkan menghilang.
Dia kemudian menggunakan nama samaran Vicky Liang untuk memperoleh tujuh surat nikah tambahan dari Clark County.
Dengan demikian, Chen diduga menggunakan total 14 surat nikah dalam rangkaian aksinya. Menurut laporan The Independent, Chen kembali ditangkap di Las Vegas pada September 2026.
Sementara itu, laporan lain menyebut penangkapan keduanya terjadi pada bulan sebelumnya. Penyelidik juga menemukan bahwa Chen kehilangan lebih dari USD300.000 (sekitar Rp5,38 miliar) di kasino Wynn, yang terletak di kawasan Las Vegas Strip, dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Polisi menduga uang yang diperoleh Chen dari para pria tersebut digunakan untuk berjudi, bukan untuk membantu kerabatnya di luar negeri seperti yang diklaimnya.
Pada 2024, Chen mengakui kepada polisi bahwa dia sengaja melakukan pernikahan palsu di Las Vegas karena proses menikah di kota tersebut sangat mudah.(Sindo/Foto:Las Vegas Review-Journal)





